Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tashowuf dan Thoriqoh

Haji dan Umroh dalam Islam: Perspektif Fiqih dan Tashowuf

Pendahuluan Ibadah haji dan umroh merupakan syariat agung dalam Islam yang mengandung dimensi lahiriah dan batiniah. Keduanya bukan sekadar perjalanan fisik menuju tanah suci, melainkan perjalanan ruhani menuju kedekatan dengan Alloh SWT. Haji termasuk rukun Islam yang kelima dan wajib dilaksanakan bagi setiap muslim yang mampu, sedangkan umroh merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan besar. Alloh SWT menjadikan Ka'bah sebagai pusat tauhid dan tempat berkumpulnya kaum muslimin dari seluruh dunia. Di sana, manusia meninggalkan perbedaan status sosial, bangsa, dan warna kulit untuk berdiri sama di hadapan Alloh SWT. Pengertian Haji dan Umroh Pengertian Haji Secara bahasa, haji berarti “menyengaja” atau “menuju”. Secara istilah syariat, haji adalah berkunjung ke Baitullah di Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah tertentu pada waktu tertentu dengan syarat-syarat tertentu. Pengertian Umroh Umroh secara bahasa berarti “ziarah”. Secara istilah, umroh adalah berz...

SEKILAS TENTANG TASAWUF

Oleh: Syeikh Muhammad Hisyam Kabbani (Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Haqqani) A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim Bismillaahir rahmaanir rahiim Wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa Shahbihi ajma’iin “Di masa Nabi SAW tasawuf adalah sebuah realitas tanpa nama; kini tasawuf adalah sebuah nama, tetapi hanya sedikit yang mengetahui realitasnya.” Umat Islam sekarang memerlukan ulama-ulama yang baik yang melaksanakan ajaran Islam dengan benar (‘alimun ‘aamil), mencoba dengan segala kemampuannya untuk mengembalikan apa yang telah rusak dalam agama Islam selama bertahun-tahun ke belakang dan mereka yang mampu membedakan antara yang benar dan salah, halal dan haram, yang percaya kepada yang haqq dan melawan yang batil, serta tidak menakut-nakuti siapa pun yang berada di jalan Allah SWT. Umat Muslim sekarang tidak mempunyai orang yang bisa memberi nasihat atau membimbing mereka dalam mem...

MUHASABAH DIRI AKHIR TAHUN 2018: MELURUSKAN NIAT, MENYEHATKAN AKAL

Oleh: Bagus Setiawan* Mengingat sejauh mana waktu telah berjalan adalah hal penting yang harus diperhatikan umat Islam. Setiap detik waktu yang telah kita lewati serta apa saja yang telah kita perbuat dalam mengisi waktu tersebut, merupakan hisab bagi diri kita, dan pada saat bersamaan, menjadi bekal dan pelajaran bagi mereka yang berpikir untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri memasuki waktu yang akan datang, memasuki kehidupan baru setelah kematian. Terkait pentingnya waktu Allah SWT bahkan telah bersumpah atas nama waktu dalam firmanNya: وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْ Artinya: “Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al Ashr: 1-3) Dalam surat tersebut, Allah SWT menjadikan waktu yang telah ...

KEJAHATAN WAHABI-SALAFI DALAM MENYESATKAN UMMAT

Hei Wahabi! Semua cetakan kitab Diwan Imam Asy-Syafi’ di hal 47 ada bait berbunyi  FAQIIHAN WA SHUUFIYYAN FAKUN LAISA WAAHIDAN artinya Jadilah Ahli Fiqih dan Sufi sekaligus, jgn hanya salah satunya. Tapi dlm cetakan WAHABI, termasuk versi elektronik (e-book) dg alamat  www.almeshkat.net , bait tersebut dibuang karena Wahabi tidak suka dan membid’ahkan Sufi. Dengan berkembangnya tashowuf dan thoriqoh, agenda kelompok Wahabi memecah ummat Islam serta menjerumuskan ummat ke dalam kesesatan menjadi terhambat. Hei Wahabi! Kitab Shahih Bukhari antum palsukan juga!! Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani dlm Fathul Bari menjelaskan adanya Pasal Al-Ma’rifah dan Bab Al-Mazholim dalam Shahih Bukhari, tapi dlm Shahih Bukhari cetakan Wahabi saat ini Pasal dan Bab itu hilang!! Antum kemanakan hei Wahabi ??!!. Hei Wahabi! Kitab Shahih Muslim antum palsukan juga!! Hadits Fadhoil Maryam, Asiyah, Khadijah dan Fathimah antum hapus dari Shahih Muslim yg antum cetak, padahal Mustadrak Al-Hakim mencat...

MENJAWAB FITNAH WAHABI TENTANG FATWA IMAM SYAFI'I TERKAIT TASHOWUF DAN SUFI

Beberapa pihak yang tidak suka mengenai tasawuf, umumnya orang-orang Wahhabi, kerap kali melakukan penipuan dan pemelintiran mengenai pendapat Imam Asy-Syafi'i  rahimahullah  mengenai tasawuf. Padahal faktwanya, Imam Syafi'i banyak memuji ahli tasawuf (sufi), bahkan menganjurkan umat Islam untuk menjalani tasawuf.  Salah satu pendapat Imam Asy-Syafi'i yang sering disalah pahami adalah apa yang disebutkan oleh Imam al-Baihaqi didalam Manaqib Imam al-Syafi'i. Pembenci tasawuf, bahkan dengan sengaja mengutip dalam kitab Imam al-Baihaqi secara tidak utuh demi menyembunyikan kebenaran dan mengedepankan hawa nafsu syaithoniyah. Komentar Imam al-Syafi'i dalam kitab Imam Al Baihaqi tersebut adalah :  "Kalau seorang menganut ajaran tasawuf (tashawwuf) pada awal siang hari, tidak datang waktu zhuhur kepadanya melainkan engkau mendapatkan dia menjadi dungu" . 1. Berikut penjelasan lengkap beserta sanadnya dalam kitab Manaqib al-Syafi'i lil-Imam Al Ba...

HAKIKAT SHOLAT, SHOLAT HAKIKAT

Sholat sebagai bagian dari rukun Islam merupakan salah satu ibadah yang penting dan pokok bagi umat Islam. Selama ini kaum muslimin sebagian besar hanya mengetahui sholat secara syari’at dan fiqih, yaitu mengetahui niat, tata cara sholat, syarat sahnya sholat, serta hukum sholat. Tetapi bagaimana dengan hakikat sholat? Perhatikan firman Alloh subhanahu wata’ala berikut ini: إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ Artinya: “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar” (QS. Al ‘Ankabut: 45) Lalu apakah sholat kita sudah dapat mencegah perbuatan-perbuatan keji dan munkar? Tentunya firman Alloh subhanahu wata’ala pasti benar. Banyak sekali kita melihat dalam kehidupan sehari-hari kita, kaum muslim yang menjalankan sholat, tetapi masih terjebak dalam perbuatan keji dan munkar, terjebak dalam perbuatan dosa, baik yang disadari maupun tidak disadari. Bahkan terakhir kita mendengar sebuah peristiwa yang cukup mengget...

PERTEMUAN PARA PECINTA KESUCIAN JIWA

Tadi malam, Sayyid Syeikh al-Habib Luthfi bin Ali bi Yahya tiba di Pesantren Peradaban Dunia JAGAT 'ARSY, BSD, Indonesia. Kedatangan beliau untuk bersilaturahim dengan Pangersa Guru Agung Abah Aos dalam rangka tahniah Maulid Abah Aos yang ke-73. Ini pertemuan yang kesekian kalinya Habib Luthfi dengan Pangersa Abah di JAGAT 'ARSY, pertemuan dua Wali Agung yang penuh kehangatan dan keakraban. Perjumpaan ini sudah beberapa kali direncanakan namun baru malam tadi bisa terjadi. Dalam temu kangen para kekasih Alloh ini dimeriahkan hiburan relijius tim kesenian Sinaurasa asuhan Kh Dr Irfan Zidni Wahab. Tampak Habib Luthfi pun turut serta bermain musik. Pada kesempatan silaturahim kali ini juga hadir Syeikh Abdul Aziz Abdin al-Mahdi al-Husaini PhD (Amerika) dan Syeikh Aziz el-Qobaiti Idrisi al-Mahadi al-Hasani (Maroko). Lengkap sudah para duriyyah wa nuriyyah kumpul di Kanzul 'Arsy Wisma 111. Salam Pecinta Kesucian Jiwa.